Jumat, 06 Mei 2011

ayah yang hebat..


ayah yang hebat..


oleh FBI (Forum Buku Indonesia) pada 24 April 2011 jam 6:38

“Ayah……” seorang anak perempuan dengan usia 6 tahun berteriak sambil setengah berlari menghampiri ayahnya. Mulutnya manyun. Matanya merah menahan tangis.

“lah lah ada apa ini bidadari kecil ayah kok  begitu?” Laki-laki berbadan liat itu berkata dengan ekspresi terheran-heran. Membungkukkan badannya, mengusap pipi anak kecil itu sambil tersenyum ramah.

“ayah…bunda jahat..bunda tak sayang tia..bunda lebih sayang adek…huaaaaaaaa” oh astaga, anak kecil imut nan lucu itu akhirnya menangis. Mengadu kepada ayahnya. Iri dan cemburu akan perlakuan bunda yang dianggapnya berbeda.

“kenapa sayang? Jangan nangis dong.. sayang ayah..kan tia jagoan..” rayu sang ayah. Tangannya bergerak memeluk anaknya. Berusaha meredam tangis yang meledak dari sang anak.

“abisnya..abisnya bunda gak mau main ma tia..bunda juga gak mau nyuapin tia lagi..bunda juga sekarang lebih merhatiin adek…bunda gak sayang tia!” setengah berteriak tia mengungkapkan rasanya. Ah bahkan anak sekecil itu sudah mengenal bagaimana rasa cemburu. Rasa cemburu yang kadang kala begitu jahat membutakan mata, bahkan membuat anak sepolos tia sampai hati berkata bundanya jahat.

Sang ayah tersenyum. Mengusap air mata yang keluar dari mata tia. Mencium kepala anaknya kemudian berkata “sudah…yuk bantu papa nyiram kebun belakang yuk..tar beresnya ayah beliin es krim..asal tia nya gak nangis lagi”

“bener yah?” pelan-pelan wajah mungil nan lucu itu sumringah.

“lah buat apa ayah bohong sayang?”

“Asyiiikkk..ayo kalo gitu ayo…”

………………………………….

Kebun itu terlihat asri walau tidak terlalu besar. Sejuk, ada bale-bale kecil tempat beristirahat. Beberapa macam tanaman bunga berjejer indah disana.

“tia tugasnya siram tanaman pake ember kecil yah..ayah mau rapihin cabang tanaman yang disebelah sana..gimana bisa gak?” ucap ayah dengan nada sedikit menantang.

“yah gitu doang..kecil…” tia berkata sambil menjentikkan ujung tangannya.

Satu baris tanaman…

Dua baris.....

Tiga baris….

Tia mulai terlihat kelelahan menyiram tanaman sambil membawa ember kecil berisi air. Sekali  dua menghela nafas. Keringat-keringat kecil mulai bermunculan di mukanya.

“tia kalo capek berhenti aja..istirahat di bale-bale dulu yah..” ayah yang menyadarinya berkata.

“enggak…enggak papa kok yah..tia masih kuat” tia berkata sambil mengusap keringatnya yang terlihat semakin banyak. Masa baru sedikit langsung berhenti, malu sama ayah. Tar eskrimnya dikasih yang kecil pula batin tia.

………………………………….

Dua puluh menit kemudian ayah dan tia sudah duduk di bale-bale. Tia sudah duduk menjuntai. Badan keringetan, nafasnya memburu karena kecapekan.

“gimana? Capek gak kerjanya?” Tanya ayah santai.

“capek lah yah..cuapek banget malah..jadi tar eskrimnya dua ya yah” tia merayu. Memberikan senyum terbaiknya supaya ayah luluh dan mengabulkan pintanya

Ayah tertawa lebar “iya boleh..mmmh tapi tia tau gak satu hal? Sebenarnya berat ember kecil ma air tadi ayah rasa sama loh kayak berat tia dulu waktu masih bayi” timpal ayah

“hah…masa yah? Sama gitu?” tia memasang muka herannya kok bisa ampe tau beratnya sama yah?

“iya sama..dan klo dipikir-pikir hebat juga yah bunda bawa-bawa tia dalam perutnya sampe Sembilan bulan lagi. Lah tia aja keberatan padahal bru bawa gak nyampe setengah jam yah..” ayah berkata pelan.

Tia terdiam, berfikir bener juga kata ayah..gimana bunda dulu yah? Kuat bener bawa-bawa tia

“tia…sebenernya bunda juga keberatan loh..tapi bunda gak pernah ngeluh waktu itu..karena bunda sayang tia..jadi jangan bilang lagi bunda gak sayang tia..masa tia bilang gitu padahal bunda dah bawa-bawa tia diperutnya Sembilan bulan..apalagi tia dah gede sedangkan adek kan masih kecil, belum bisa jalan, belum bisa bantu ayah nyiram kebun, belum bisa minta jajan eskrim..hehe” ayah mengusap-usap kepala tia yang tiba-tiba mendadak terdiam mendengarnya.

Angin berhembus semilir..cabang-cabang pepohonan melambai..kelopak bunga menitipkan wanginya kepada angin..saat itu juga detik itu juga, satu kesadaran ditanamkan kedalam benak tia. Ah keluarga yang hebat ya allah..

“ya udah…yuk ikut ayah beli eskrim di minimarket depan kompleks yuk..tar tia pilih aja eskrimnya..asal jangan bilang-bilang bunda tar ayah dijewer bunda” ayah mengedipkan sebelah matanya ke arah tia. Berharap pelajaran yang dia berikan mengena langsung kepada sasarannya.

“entar aja yah…”

tia tiba-tiba berkata kemudian langsung berdiri. Ayah pura-pura memasang muka heran “lah kok entar?”

“tia mau minta maaf sama bunda dulu..udah ngomong gak sayang bunda..tia juga harus perhatiin adek..kan adeknya masih kecil”  tia berkata mantap iya tia salah kok, gak pantes tia bilang bunda gak sayang tia. Gak pantes tia bilang bunda jahat ma tia

Ayah tersenyum “ya udah gih ke kamar, palingan bunda lagi nidurin adek..tar eskrim tia ayah beliin aja yah..”

Tia mengangguk. Matanya berbinar, memutar badan kemudian langsung menghambur kedalam rumah mencari bundanya. Meninggalkan ayahnya yang hebat itu.

Ah keluarga indah nan menyenangkan. Tampaknya aku akan sering bermain melihat keluarga kecil yang telah sering menggetarkan arasyMu dengan doa dan teladan-teladannya ya allah. Semoga mereka selalu berada dalam perlindunganMu..aamiin..


*dan semoga suatu hari nanti aku akan mampu menjadi ayah yang sehebat itu..ayah yang mampu mengajari anaknya dengan kebaikan dengan cara yang halus seperti itu..semoga...*

FB : median editya
twitter : edith_tian“Ayah……” seorang anak perempuan dengan usia 6 tahun berteriak sambil setengah berlari menghampiri ayahnya. Mulutnya manyun. Matanya merah menahan tangis.

“lah lah ada apa ini bidadari kecil ayah kok  begitu?” Laki-laki berbadan liat itu berkata dengan ekspresi terheran-heran. Membungkukkan badannya, mengusap pipi anak kecil itu sambil tersenyum ramah.

“ayah…bunda jahat..bunda tak sayang tia..bunda lebih sayang adek…huaaaaaaaa” oh astaga, anak kecil imut nan lucu itu akhirnya menangis. Mengadu kepada ayahnya. Iri dan cemburu akan perlakuan bunda yang dianggapnya berbeda.

“kenapa sayang? Jangan nangis dong.. sayang ayah..kan tia jagoan..” rayu sang ayah. Tangannya bergerak memeluk anaknya. Berusaha meredam tangis yang meledak dari sang anak.

“abisnya..abisnya bunda gak mau main ma tia..bunda juga gak mau nyuapin tia lagi..bunda juga sekarang lebih merhatiin adek…bunda gak sayang tia!” setengah berteriak tia mengungkapkan rasanya. Ah bahkan anak sekecil itu sudah mengenal bagaimana rasa cemburu. Rasa cemburu yang kadang kala begitu jahat membutakan mata, bahkan membuat anak sepolos tia sampai hati berkata bundanya jahat.

Sang ayah tersenyum. Mengusap air mata yang keluar dari mata tia. Mencium kepala anaknya kemudian berkata “sudah…yuk bantu papa nyiram kebun belakang yuk..tar beresnya ayah beliin es krim..asal tia nya gak nangis lagi”

“bener yah?” pelan-pelan wajah mungil nan lucu itu sumringah.

“lah buat apa ayah bohong sayang?”

“Asyiiikkk..ayo kalo gitu ayo…”

………………………………….

Kebun itu terlihat asri walau tidak terlalu besar. Sejuk, ada bale-bale kecil tempat beristirahat. Beberapa macam tanaman bunga berjejer indah disana.

“tia tugasnya siram tanaman pake ember kecil yah..ayah mau rapihin cabang tanaman yang disebelah sana..gimana bisa gak?” ucap ayah dengan nada sedikit menantang.

“yah gitu doang..kecil…” tia berkata sambil menjentikkan ujung tangannya.

Satu baris tanaman…

Dua baris.....

Tiga baris….

Tia mulai terlihat kelelahan menyiram tanaman sambil membawa ember kecil berisi air. Sekali  dua menghela nafas. Keringat-keringat kecil mulai bermunculan di mukanya.

“tia kalo capek berhenti aja..istirahat di bale-bale dulu yah..” ayah yang menyadarinya berkata.

“enggak…enggak papa kok yah..tia masih kuat” tia berkata sambil mengusap keringatnya yang terlihat semakin banyak. Masa baru sedikit langsung berhenti, malu sama ayah. Tar eskrimnya dikasih yang kecil pula batin tia.

………………………………….

Dua puluh menit kemudian ayah dan tia sudah duduk di bale-bale. Tia sudah duduk menjuntai. Badan keringetan, nafasnya memburu karena kecapekan.

“gimana? Capek gak kerjanya?” Tanya ayah santai.

“capek lah yah..cuapek banget malah..jadi tar eskrimnya dua ya yah” tia merayu. Memberikan senyum terbaiknya supaya ayah luluh dan mengabulkan pintanya

Ayah tertawa lebar “iya boleh..mmmh tapi tia tau gak satu hal? Sebenarnya berat ember kecil ma air tadi ayah rasa sama loh kayak berat tia dulu waktu masih bayi” timpal ayah

“hah…masa yah? Sama gitu?” tia memasang muka herannya kok bisa ampe tau beratnya sama yah?

“iya sama..dan klo dipikir-pikir hebat juga yah bunda bawa-bawa tia dalam perutnya sampe Sembilan bulan lagi. Lah tia aja keberatan padahal bru bawa gak nyampe setengah jam yah..” ayah berkata pelan.

Tia terdiam, berfikir bener juga kata ayah..gimana bunda dulu yah? Kuat bener bawa-bawa tia

“tia…sebenernya bunda juga keberatan loh..tapi bunda gak pernah ngeluh waktu itu..karena bunda sayang tia..jadi jangan bilang lagi bunda gak sayang tia..masa tia bilang gitu padahal bunda dah bawa-bawa tia diperutnya Sembilan bulan..apalagi tia dah gede sedangkan adek kan masih kecil, belum bisa jalan, belum bisa bantu ayah nyiram kebun, belum bisa minta jajan eskrim..hehe” ayah mengusap-usap kepala tia yang tiba-tiba mendadak terdiam mendengarnya.

Angin berhembus semilir..cabang-cabang pepohonan melambai..kelopak bunga menitipkan wanginya kepada angin..saat itu juga detik itu juga, satu kesadaran ditanamkan kedalam benak tia. Ah keluarga yang hebat ya allah..

“ya udah…yuk ikut ayah beli eskrim di minimarket depan kompleks yuk..tar tia pilih aja eskrimnya..asal jangan bilang-bilang bunda tar ayah dijewer bunda” ayah mengedipkan sebelah matanya ke arah tia. Berharap pelajaran yang dia berikan mengena langsung kepada sasarannya.

“entar aja yah…”

tia tiba-tiba berkata kemudian langsung berdiri. Ayah pura-pura memasang muka heran “lah kok entar?”

“tia mau minta maaf sama bunda dulu..udah ngomong gak sayang bunda..tia juga harus perhatiin adek..kan adeknya masih kecil”  tia berkata mantap iya tia salah kok, gak pantes tia bilang bunda gak sayang tia. Gak pantes tia bilang bunda jahat ma tia

Ayah tersenyum “ya udah gih ke kamar, palingan bunda lagi nidurin adek..tar eskrim tia ayah beliin aja yah..”

Tia mengangguk. Matanya berbinar, memutar badan kemudian langsung menghambur kedalam rumah mencari bundanya. Meninggalkan ayahnya yang hebat itu.

Ah keluarga indah nan menyenangkan. Tampaknya aku akan sering bermain melihat keluarga kecil yang telah sering menggetarkan arasyMu dengan doa dan teladan-teladannya ya allah. Semoga mereka selalu berada dalam perlindunganMu..aamiin..


*dan semoga suatu hari nanti aku akan mampu menjadi ayah yang sehebat itu..ayah yang mampu mengajari anaknya dengan kebaikan dengan cara yang halus seperti itu..semoga...*

FB : median editya
twitter : edith_tian

۩۞۩ >>CARA MENDIDIK anak mulai dari KANDUNGAN<<۩۞۩


۩۞۩ >>CARA MENDIDIK anak mulai dari KANDUNGAN<<۩۞۩



oleh KIS (Komunitas Istri Sholehah) pada 29 April 2011 jam 13:57
















Sejak Kapan Kita Menyuarakan Adzan Bagi Buah Hati Kita ?


 Sebagaimana budaya keluarga muslim, saat mene...rima kelahiran buah hatinya ke dunia ini, maka sang ayah spontan membisikkan kalimat Adzan ke telinga sang bayi. Hal ini dalam rangka untuk mengenalkan sang bayi suara-suara terindah dan terbaik saat sang bayi lahir ke dunia ini.

Sebenarnya budaya ini sangatlah baik untuk menerapkan kecerdasan ilahiah sang bayi di saat kelahirannya, namun secara medis, budaya ini jangan diartikan sebagai “PENGENALAN PERTAMA” karena sebenarnya semenjak masih dalam bentuk janin pun sistem pendengaran sudah terbentuk dan sudah mulai merespon suara-suara yang menembus kandungan ibunya.

Pada usia 16 minggu, pendengaran janin sudah mulai terbentuk yang artinya pada usia itu janin sudah bisa mulai mendengar suara sekalipun struktur telinga baru mencapai kesempurnaannya pada usia 24 minggu. Berikut salah satu contoh hasil scan struktur telinga janin dalam kandungan:

Jadi, “PENGENALAN SUARA PERTAMA” bukan terjadi sesaat kelahiran tetapi sudah terjadi sejak janin berusia 16 minggu. Di situlah sebenarnya sang orang tua punya kesempatan untuk mengenalkan suara-suara terbaik kalimatullah atau ilahiah kepada sang janin yang ada dalam kandungan.

Inilah yang menjelaskan pula mengapa sering kita temui adanya semacam ritual pengajian dan sejenisnya untuk menyambut janin yang sudah memasuki usia 16 minggu. Terdapat dua pemahaman yang muncul dari ritual pengajian di usia 16 minggu ini:

* Pertama, pemahaman bahwa di usia 16 minggu ini ruh dan nasib ditiupkan pada janin, oleh karena itu pengajian ditujukan untuk mendo’akan sang janin agar ia mendapat nasib yang baik.

* Kedua, pemahaman medis cenderung untuk mengatakan bahwa ritual pengajian di usia ini ditujukan agar apa yang didengar sang janin untuk pertama kalinya adalah suara-suara ilahiah seperti syahadatain, dzikrullah, tasbih, takbir, tahmid, dan lain-lain.

Oleh karena itu bila orang tua hendak memperdengarkan adzan kepada sang bayi, saya anjurkan dilakukan saat kandungan berusia 16 minggu, sehingga pada masa kelahirannya, saat kita membisikkannya lagi suara Adzan ke telinganya, maka Insya Allah sang bayi akan semakin bertambah kuat kecerdasan ilahiahnya atau spiritualnya.

Suara dari luar tubuh ibu bisa menebus rahim. Seorang ahli mencoba memasang suatu alat perekam suara yang sensitif dalam rongga cairan ketuban di sekitar bayi serta merekam suara yang diterima janin dan reaksinya. Suaranya kira-kira mirip bila kita mendengar suara di dalam air waktu berenang. Suara ibu merupakan hal yang paling dominan karena dapat disalurkan lewat tubuh ibu.

Busnel, Granier-Deferre meneliti bahwa 5 (lima) menit suara yang diperdengarkan kepada janin bisa mengubah pola denyut jantung dan gerak janin dalam kandungan sekitar 1 (satu) jam! Masya Allah…

Chapman, 1975, menyatakan bahwa suara musik klasik dari Brahm 6 (enam) kali 5 (lima) menit sehari dapat meningkatkan berat badan bayi prematur dengan bermakna! Allahu Akbar…

Janin juga membentuk kapasitas belajar dan menghafal, De Casper meneliti adanya:

* Perubahan daya menghisap (jempol) bila mendengar suara tertentu.
* Janin mendapat kenyamanan bila ibu bicara dengan bahasa daerahnya sendiri.

Selain itu peneliti lain, J. P. Lecanuet, melaporkan adanya perubahan denyut jantung janin apabila dia mendengarkan cerita tertentu. Bila mendengarkan cerita yang disukainya, denyut jantung menjadi stabil dan melambat. Tetapi akan meningkat bila mendengar cerita yang tidak disukainya.

Fred J. Schwartz menyatakan bahwa proses pembelajaran janin sudah dimulai sejak dalam kandungan, janin ikut belajar pada trimester kedua dan ketiga, seperti di dalam ruang Amphitheater yang lebih canggih dari kelas mana pun di dunia.

Hal ini mungkin dapat menerangkan bagaimana Imam Syafi’i mampu hafal al-Qur’anul Karim dan al-Hadits pada usia 9 tahun, oleh karena lingkungan rahim ibunya selalu disibukkan dengan kedua bacaan mulia tersebut di atas.

Hal yang sama juga mungkin dapat menerangkan mengapa suku Ambon dan Batak mempunyai keterampilan seni suara dan musik yang lebih menonjol dibandingkan dengan suku lainnya di Indonesia, karena musik dan seni suara merupakan suatu kegiatan rutin dalam kehidupan keseharian mereka, dan adanya kebiasaan bahwa ayah atau keluarganya bernyanyi untuk janin di depan kandungan ibunya.

Hal ini juga berkaitan dengan kemampuan orang-orang Afrika terhadap ritme atau nada-nada cepat dalam musik atau seni suara. Kemampuan orang-orang kulit hitam terhadap beat musik yang sukar seperti jazz, reggae atau rock, atau orang Amerika Latin dengan musik Bossanova atau Samba-nya.

BERHATI-HATILAH DALAM BERKATA-KATA DAN BERPIKIR!

Secara medis ini tentunya sangat berpengaruh terhadap kesadaran ibu hamil setelah usia kehamilan 16 minggu untuk lebih berhati-hati dalam berpikir ataupun berkata-kata, karena janin mulai merekam dan bereaksi terhadap hal tersebut.

Upayakanlah orang tua untuk selalu menjaga kenyamanan kondisi psikologis dan lingkungannya supaya terhindar dari stres, karena janin yang berusia 16 minggu ini sudah bisa mulai mendengar perkataan kotor, marah-marah, emosi, gosip, ghibah, dan perkataan-perkataan buruk lainnya. Oleh karena itu di usia janin 16 minggu alangkah lebih baiknya sang janin mendapat porsi lebih suara-suara kalimatullah karena itu lebih baik dan lebih bermanfaat baginya dan perkembangan tubuhnya.

Stres pada ibu hamil mengakibatkan janin menjadi hiperaktif dalam rahim. Hal ini pun berhubungan dengan kegelisahan anak. Anak pun sangat mudah terkena stres (karena sudah terbiasa sejak di dalam rahim). Suara-suara keras atau nada-nada kemarahan atau pertengkaran orang tuanya pada saat kehamilan juga bisa membuat anak menjadi gagap atau gugup.

Stres ibu hamil, diet yang kurang sempurna, dan racun-racun yang terpapar selama kehamilan bisa mempengaruhi kecerdasan anak...

(SUMBER : Catatan Desy Subagyo http://www.facebook.com/profile.php?id=100000100728730sebagaimana diposting di Page KIS)

Kenali 15 Tanda Kehamilan


Kenali 15 Tanda Kehamilan


oleh KIS (Komunitas Istri Sholehah) pada 04 Mei 2011 jam 16:04

BANYAK perempuan yang merasa bingung apakah dirinya sudah hamil atau belum setelah sepekan atau dua pekan melakukan hubungan intim dengan pasangan. Apakah Anda termasuk di antaranya?

Berikut adalah 15 tanda-tanda kehamilan pada diri Anda:

1. Payudara terasa sakit atau nyeri
Menggunakan bra setelah bangun pagi akan menjadikan derita tersendiri. Payudara juga akan terasa sakit dan nyeri saat dipegang. Payudara akan membesar, hal ini disebabkan oleh meningkatnya produksi hormon esterogen dan progesteron. Dalam hal ini, disarankan wanita hamil menggunakan bra yang nyaman atau berukuran lebih besar pada saat tidur yang dimaksudkan untuk memberi kenyamanan bergerak.

2. Rasa lelah yang berlebih
Rasa lelah yang berlebih akan membuat Anda cepat tertidur. Hal ini disebabkan dari perubahan hormon dan juga akibat dari kinerja organ-organ vital untuk membantu perkembangan dan pertumbuhan janin. Biasanya rasa lelah ini hanya pada trimester pertama dan akan hilang saat memasuki trimester kedua.

3. Mual
Ini merupakan tanda-tanda yang paling dikenal oleh para wanita hamil. Pemicunya adalah adanya peningkatan hormon secara tiba-tiba pada aliran darah. Gejala mual ini biasanya terjadi selama enam minggu saat anda dinyatakan hamil. Biasanya mual akan datang pada pagi, siang dan malam hari. Rasa mual ini biasanya akan menghilang memasuki kehamilan trimester kedua. Jika, rasa mual dan muntah masih terjadi pada usia kehamilan trimester kedua, sebaiknya periksakan dan konsultasi mengenai hal ini ke dokter Anda, karena akan mengganggu kehamilan.

4. Sering buang air kecil
Jika Anda tidak bisa tidur akibat seringnya bolak balik ke kamar mandi untuk buang air kecil, mungkin ini adalah tanda anda sudah hamil. Selama kehamilan, tubuh Anda memproduksi cairan tambahan untuk janin anda. Walaupun buang air kecil ini sering, jangan sampai membatasinya atau menahannya. Selain itu hindarkan dehidrasi dengan lebih meningkatkan asupan cairan ke dalam tubuh.

5. Sakit kepala
Memang terdengar aneh, karena sakit kepala sering dialami juga oleh orang yang tidak hamil. Namun akibat dari banyaknya perubahan hormon di dalam tubuh, sehingga disertai juga dengan perubahan hormon yang ada di kepala. Jika Anda terbukti hamil dan mengalami sakit kepala, gunakan pg-safe acetaminophen dibandingkan dengan ibuprofen.

6. Sakit punggung
Sakit punggung yang dirasakan saat hamil dikarenakan beberapa ligamen di punggung Anda sudah tidak ada. Sakit ini akan terus berasa saat berat badan anda bertambah dan selama masa kehamilan.

7. Kram
Apakah ini PMS atau hamil. Memang kram akan dialami oleh wanita hamil karena rahim yang akan membesar dan merenggang untuk menyiapkan tempat bagi bayi Anda.

8. Ngidam
Sudah tidak asing lagi mendengar kata ini saat ada seseorang yang sedang hamil. Mau ini, mau itu lalu tiba-tiba Anda ingin makan buah-buahan yang rasanya asam, padahal sebelumnya sangat benci terhadap buah yang rasanya asam. Jika Anda menjadi pemerhati masalah makanan, mungkin ini adalah tanda-tanda sedang hamil.

9. Sembelit
Sembelit ini terjadi akibat peningkatan hormon progesterone. Hormon ini selain mengendurkan otot-otot rahim, juga berdampak pada mengendurnya otot dinding usus sehingga menyebabkan sembelit atau susah buang air besar. Namun keuntungan dari keadaan ini adalah memungkinkan peyerapan nutrisi yang lebih baik saat hamil.

10. Moody
Sering marah-marah pada suami, cepat mengalami perubahan pada tingkah laku. Hal ini disebabkan dari banyak munculnya hormon-hormon baru di tubuh Anda. Yakinkan pada suami Anda bahwa ini hanya terjadi selama masa kehamilan.

11. Peningkatan temperatur tubuh
Jika terjadi kehamilan atau ovulasi, maka suhu tubuh ibu akan meningkat. Kondisi ini akan bertahan selama terjadinya kehamilan. Kondisi ini tidak akan turun ke kondisi sebelum terjadinya ovulasi.

12. Bau Badan
Mungkin tanda ini jarang ditemui pada wanita hamil. Namun jika memang muncul bau badan, maka adanya peningkatan hormon yang berlebih sehingga menyebabkan kelenjar keringat meningkat.

13. Pusing atau pingsan
Mungkin Anda sering menonton adegan wanita hamil yang pingsan. Namun faktanya ini dapat terjadi karena kadar jumlah gula di tubuh yang rendah. Oleh karena itu, pastikan anda cukup makan dan tentunya banyak minum supaya tidak kekurangan cairan tubuh.

14. Munculnya bercak darah
Bercak darah ini muncul sebelum menstruasi yang akan datang, biasanya terjadi antara 8-10 hari setelah terjadinya ovulasi. Bercak darah ini disebabkan oleh implantasi atau menempelnya embrio.

15. Hasil positif pada tes kehamilan

Anda tidak akan tahu pasti apakah anda menjadi seorang ibu sampai anda melakukan tes kehamilan. Jika Anda mendapatkan hasil negatif dan masih belum mendapatkan haid, mungkin itu hanya saja anda terlalu dini untuk melakukan tes kehamilan. Tunggu beberapa hari dan coba lagi Dan jika itu positif – selamat anda akan menjadi seorang ibu! (MI/ICH)

Orang-orang Yang Didoakan Oleh Para Malaikat


Orang-orang Yang Didoakan Oleh Para Malaikat


oleh KIS (Komunitas Istri Sholehah) pada 05 Mei 2011 jam 22:34

Inilah orang - orang yang didoakan oleh para malaikat :

1. Orang yang tidur dalam keadaan bersuci.
Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa yang tidur dalam keadaan suci, maka malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya. Dia tidak akan bangun hingga malaikat berdoa ‘Ya Allah, ampunilah hambamu si fulan karena tidur dalam keadaan suci".
(Imam Ibnu Hibban meriwayatkan dari Abdullah bin Umar ra., hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wat Tarhib I/37)

2. Orang yang sedang duduk menunggu waktu shalat.
Rasulullah SAW bersabda, "Tidaklah salah seorang diantara kalian yang duduk menunggu shalat, selama ia berada dalam keadaan suci, kecuali para malaikat akan mendoakannya ‘Ya Allah, ampunilah ia. Ya Allah sayangilah ia’"
(Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., Shahih Muslim no. 469)

3. Orang - orang yang berada di shaf barisan depan di dalam shalat berjamaah.
Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada (orang - orang) yang berada pada shaf - shaf terdepan"
(Imam Abu Dawud (dan Ibnu Khuzaimah) dari Barra’ bin ‘Azib ra., hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih Sunan Abi Dawud I/130)

4. Orang - orang yang menyambung shaf pada sholat berjamaah
(tidak membiarkan sebuah kekosongan di dalam shaf).
Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya Allah dan para malaikat selalu bershalawat kepada orang - orang yang menyambung shaf - shaf"
(Para Imam yaitu Ahmad, Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban dan Al Hakim meriwayatkan dari Aisyah ra., hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wat Tarhib I/272)

5. Para malaikat mengucapkan ‘Amin’ ketika seorang Imam selesai membaca Al Fatihah.
Rasulullah SAW bersabda, "Jika seorang Imam membaca ‘ghairil maghdhuubi ‘alaihim waladh dhaalinn’, maka ucapkanlah oleh kalian ‘aamiin’, karena barangsiapa ucapannya itu bertepatan dengan ucapan malaikat, maka ia akan diampuni dosanya yang masa lalu"
(Imam Bukhari meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., Shahih Bukhari no. 782)

6. Orang yang duduk di tempat shalatnya setelah melakukan shalat.
Rasulullah SAW bersabda, "Para malaikat akan selalu bershalawat kepada salah satu diantara kalian selama ia ada di dalam tempat shalat dimana ia melakukan shalat, selama ia belum batal wudhunya, (para malaikat) berkata, ‘Ya Allah ampunilah dan sayangilah ia"
(Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah, Al Musnad no. 8106, Syaikh Ahmad Syakir menshahihkan hadits ini)

7. Orang - orang yang melakukan shalat shubuh dan ‘ashar secara berjama’ah.
Rasulullah SAW bersabda, "Para malaikat berkumpul pada saat shalat shubuh lalu para malaikat ( yang menyertai hamba) pada malam hari (yang sudah bertugas malam hari hingga shubuh) naik (ke langit), dan malaikat pada siang hari tetap tinggal. Kemudian mereka berkumpul lagi pada waktu shalat ‘ashar dan malaikat yang ditugaskan pada siang hari (hingga shalat ‘ashar) naik (ke langit) sedangkan malaikat yang bertugas pada malam hari tetap tinggal, lalu Allah bertanya kepada mereka, ‘Bagaimana kalian meninggalkan hambaku?’, mereka menjawab, ‘Kami datang sedangkan mereka sedang melakukan shalat dan kami tinggalkan mereka sedangkan mereka sedang melakukan shalat, maka ampunilah mereka pada hari kiamat"
(Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., Al Musnad no. 9140, hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Ahmad Syakir)

8. Orang yang mendoakan saudaranya tanpa sepengetahuan orang yang didoakan.
Rasulullah SAW bersabda, "Doa seorang muslim untuk saudaranya yang dilakukan tanpa sepengetahuan orang yang didoakannya adalah doa yang akan dikabulkan. Pada kepalanya ada seorang malaikat yang menjadi wakil baginya, setiap kali dia berdoa untuk saudaranya dengan sebuah kebaikan, maka malaikat tersebut berkata ‘aamiin dan engkaupun mendapatkan apa yang ia dapatkan’"
(Diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Ummud Darda’ ra., Shahih Muslim no. 2733)

9. Orang - orang yang berinfak.
Rasulullah SAW bersabda, "Tidak satu hari pun dimana pagi harinya seorang hamba ada padanya kecuali 2 malaikat turun kepadanya, salah satu diantara keduanya berkata, ‘Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak’. Dan lainnya berkata, ‘Ya Allah, hancurkanlah harta orang yang pelit’"
(Imam Bukhari dan Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., Shahih Bukhari no. 1442 dan Shahih Muslim no. 1010)

10. Orang yang sedang makan sahur.
Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada orang - orang yang sedang makan sahur"
(Imam Ibnu Hibban dan Imam Ath Thabrani, meriwayaatkan dari Abdullah bin Umar ra., hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhiib wat Tarhiib I/519)

11. Orang yang sedang menjenguk orang sakit.
Rasulullah SAW bersabda, "Tidaklah seorang mukmin menjenguk saudaranya kecuali Allah akan mengutus 70.000 malaikat untuknya yang akan bershalawat kepadanya di waktu siang kapan saja hingga sore dan di waktu malam kapan saja hingga shubuh"
(Imam Ahmad meriwayatkan dari ‘Ali bin Abi Thalib ra., Al Musnad no. 754, Syaikh Ahmad Syakir berkomentar, "Sanadnya shahih")

12. Seseorang yang sedang mengajarkan kebaikan kepada orang lain.
Rasulullah SAW bersabda, "Keutamaan seorang alim atas seorang ahli ibadah bagaikan keutamaanku atas seorang yang paling rendah diantara kalian. Sesungguhnya penghuni langit dan bumi, bahkan semut yang di dalam lubangnya dan bahkan ikan, semuanya bershalawat kepada orang yang mengajarkan kebaikan kepada orang lain"
(Diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dari Abu Umamah Al Bahily ra., dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Kitab Shahih At Tirmidzi II/343)

Sumber Tulisan Oleh : Syaikh Dr. Fadhl Ilahi 

Kamis, 05 Mei 2011

"Tautkan Hati, Kencangkan Tali Kasih"

oleh KOMUNITAS SEBUTIR BENIH pada 05 Mei 2011 jam 19:02


Disaat engkau ingin melepaskan seseorang
...ingatlah pada saat engkau ingin mendapatkannya
Disaat engkau mulai tidak mencintainya
…ingatlah saat pertama engkau jatuh cinta padanya
Disaat kamu mulai bosan dengannya
…ingatlah selalu saat terindah bersamanya
Disaat engkau ingin menduakannya
…bayangkan jika dia selalu setia
Saat engkau ingin membohonginya
…ingatlah disaat dia jujur padamu



Maka engkau akan merasakan arti dia untukmu
Jangan sampai disaat dia sudah tidak disisimu,
engkau baru menyadari semua arti dirinya untukmu

Yang indah hanya sementara
Yang abadi adalah kenangan
Yang ikhlas hanya dari hati
Yang tulus hanya dari sanubari

Tidak mudah mencari yang hilang
Tidak mudah mengejar impian
Namun yg lebih susah mempertahankan yg ada
Karena walaupun tergenggam bisa terlepas juga

Ingatlah pada pepatah,“Jika engkau tidak memiliki apa yang engkau sukai,
maka sukailah apa yang engkau miliki saat ini”
Belajarlah menerima apa adanya dan berpikir positif….

Hidup bagaikan mimpi, seindah apapun, begitu bangun semuanya sirna tak berbekas
Rumah mewah bagai istana, harta benda yang tak terhitung, kedudukan, dan jabatan yg luar biasa, namun…Ketika nafas terakhir tiba, sebatang jarum pun tak bisa dibawa pergi, sehelai benang pun tak bisa dimiliki

Apalagi yang mau diperebutkan ?
Apalagi yang mau disombongkan ?

Jalani hidup ini dengan keinsafan nurani
Jangan terlalu perhitungan
Jangan hanya mau menang sendiri
Jangan suka sakiti sesama apalagi terhadap mereka yang berjasa bagi kita

Belajarlah tiada hari tanpa kasih
Selalu berlapang dada dan mengalah
Hidup ceria, bebas leluasa…

Tak ada yang tak bisa di ikhlaskan….
Tak ada sakit hati yang tak bisa dimaafkan
Tak ada dendam yang tak bisa terhapus...

Mari saudaraku,
Tautkan Hati... Kencangkan Tali Kasih..