Kamis, 19 Januari 2012

Sosok Akhi berjiwa Islami

Subhanallah...
Ternyata dari dulu hingga sekarang dia tak pernah berubah,,,
Masih berjiwa muda, namun pikirannya seperti ustad yang sudah paham betul makna agama yang kita anut,,
Memang tak salah, dari dulu hingga sekarang aku mengaguminya,,
Andai ia tau aku mengaguminya sejak dulu,,

Aku merubah penampilanku juga berawal darinya, melihat ia sering share tentang wanita yang mennutup auratnya...
Belum sempat aku mengutarakan rasa terima kasihku padanya atas apa yang telah ia berikan kepadaku walau semuanya tanpa dia sadari,,
Namun ku malu karena diam-diam telah mengagumi sosoknya...

Ya Rabb.... Berikanlah hamba pendamping hidup seperti dirinya, seperti sosok ustad muda yang bisa membimbing hambamu ini ke jalanmu... jalan yang Engkau ridhai...

Kamis, 06 Oktober 2011

Sayangilah Ibumu

Pada suatu hari ada seorang pemuda yang berniat membuang ibunya ke hutan, walau rasa sayang kepada sang ibunda msh membara di hati,,
namun si ibu telah lumpuh dan mulai pikun. yg membuat si pemuda kesal, dengan membulatkan tekad .. Si pemuda tampak bergegas menyusuri hutan sambil menggendong ibunya tersebut. ,,,, pemuda berjalan sampai ke ujung hutan yg orang lain pun mungkin belum pernah memasuki nya,,,
dengan harapan sang ibu tak tahu jalan pulang,,
Si ibu yang kelihatan tidak berdaya berusaha menggapai setiap ranting pohon yang bisa diraihnya dan mematahkannya kemudian menaburkannya di sepanjang jalan yang mereka lalui.
Sesampainya di dalam hutan yang sangat lebat, si anak menurunkan ibu tersebut dan mengucapkan kata perpisahan sambil berusaha menahan sedih karena ternyata dia juga tidak menyangka sanggup melakukan perbuatan ini.
Justru si ibu yang tampak tegar,
dalam senyumnya dia berkata “Anakku, aku sangat menyayangimu. Dari engkau kecil sampai dewasa aku selalu merawatmu dengan segenap cintaku. Bahkan sampai hari ini rasa sayangku tidak berkurang sedikit pun.
wahai anak ku,,,,!! Tadi aku sudah menandai sepanjang jalan yang kita lewati dengan ranting-ranting kayu. Aku takut engkau tersesat, ikutilah tanda itu agar kau selamat sampai di rumah.”
Demi mendengar kata-kata tersebut, si anak menangis dengan sangat keras, kemudian langsung memeluk ibunya dan kembali menggendongnya untuk membawa si ibu pulang ke rumah. Pemuda tersebut akhirnya merawat ibu yang sangat mengasihinya tersebut sampai akhir hayatnya,,,,,,,,,’
Semoga kisah ini menjadi renungan buat saudara saudari ku sekalian,,

Oh My Darling "I Love You"

Oh my darling
Tujuh bulan sudah aku mengandung anakmu, aku sangat bahagia, karena Allah memberikan amanah bagi kita .meski malam demi malam dalam kontraksi panjang dan sakit pinggang.
Genggaman tanganmulah yang meyakinkanku bahwa kita mampu menjadi orangtua hebat untuk seorang bayi yang kuat. Saat aku tak mampu menahan laju air mataku, engkaulah yang dengan cinta menghapusnya perlahan.
Suamiku, aku sadar betapa lemahnya aku tanpamu. Disaat aku tak memiliki kekuatan untuk bertahan, aku selalu memohon pada-Nya untuk menghadirkan kekuatan baru melaluimu.
Dan…setelah hampir setahun mengarungi samudera hidup bersamamu, aku semakin yakin akan tanda-tanda kekuasaan-Nya. Terimakasih untuk semua cinta yang kau hadirkan dalam hidupku. Sungguh aku tak pernah mencintai seseorang seperti aku mencintaimu sebelumnya.
Terimakasih untuk setiap kesabaran dan ketegaran yang kau hadirkan dalam rumah tangga kita. Meski aku tahu, kau pun laki-laki biasa yang
kadang dapat lelah mengemudikan bahtera kita.
Jangan pernah takut untuk berhenti sejenak dan mengumpulkan kekuatan baru, sayang. Karena aku akan selalu menemanimu, percayalah!
Terimakasih, karena kau telah menjadikan aku wanita yang seutuhnya.dan sebentar lagi kau menjadikan aku, ibu dari putra kita yang menggemaskan. Aku berjanji akan mendidik mereka untuk selalu taat pada Rabb kita. Kekuatan Tertinggi Cinta kita.
Jika aku harus memilih memiliki tubuh langsing seperti sebelum menikah atau berperut buncit karena mengandung anak kita. Maka aku akan memilih untuk mengandung, karena disaat itulah aku rasakan kekuatan untuk melindungi dan mencintai..
Jika aku harus memilih memiliki payudara indah seperti para model atau payudara yang membengkak karena air susu. Maka aku akan memilih payudara membengkak yang mampu memberi kehidupan. Karena disanalah aku belajar untuk berkorban dan memberi kehidupan.
Jika aku harus memilih untuk melahirkan sesar atau berjuang untuk melahirkan. Maka aku akan memilih untuk berjuang sekuat tenaga melahirkan anak kita. Karena menunggu kelahiran anak kita dari menit ke menit, yang begitu menyakitkan adalah seperti menunggu antrian menuju Jannah-Nya.
Sehingga ketika bayi kecil kita terlahir dengan Asma Allah, para malaikat pun tersenyum diantara peluh dan erangan rasa sakit.Jika aku harus memilih hidup tanpa beban dan bebas seperti saat aku belum menikah atau hidup dengan segala keterbatasan bersamamu dan buah cinta kita. Maka aku akan memilih untuk selalu bersamamu.
Percayalah, aku tak pernah menyesali keputusan untuk menikah denganmu diusia dini, bahkan sebelum aku berhasil merampungkan pendidikanku (pesantren).
Aku tak pernah menyesal memilih seorang laki-laki sederhana untuk menjadi Qowwam dalam rumahtangga.
Karena laki- laki sederhana itu menghadirkan banyak cinta untukku.Tetaplah bersamaku mengarungi bahtera ini, karena akan begitu banyak ombak yang akan menghadang lajunya.
Tetaplah menggenggam tanganku dalam keyakinan berpasrah atas setiap ketentuan-Nya. Tetaplah mencintaiku dengan cinta yang tiada pernah ingkar…
Aku begitu bahagia menjadi istrimu…

Kamis, 29 September 2011

TRANSFUSI DARAH,HUBUNGAN ANTARA DONOR DAN RESIPIEN, DAN MENJUALBELIKAN DARAH MENURUT HUKUM ISLAM


 I. Transfusi Darah
      Transfusi darah (Blood Transfusi,bhs.Ingg),ialah memindahkan darah dari seseorang kepada orang lain untuk menyelamatkan jiwanya.Islam tidak melarang seorang muslim atau muslimah menyumbangkan daranya untuk tujuan kemanusiaan,bukan komersialisasi;baik darahnya itu disumbangkan secara langsung kepda orang yang masih memerlukan transfuse darah misalnya untuk anggota itu sendiri,maupun diserahkan kepada palang merah atau bank darah untuk disimpan sewaktu-waktu untukmenolong orang yang memerlukan.
     Menyelamatkan jiwa manusia,sesuai dengan firman Allah dalam surat Al Maidah ayat 32:
Artinya : Dan barang siapa yang memelihara kehidupan seseorang manusia,maka seolah-olah ia memelihara kehidupan manusia semuanya.
     Menurut hasil penelitian di Amerika Serikat,bahwa AIDS ini bisa menular melalui transfusi darah,Suntikan narkotika dan sejenisnya,suntikan tato,dan free sex,dan terutama melalui homoseksual.
II.Hubungan antara Donor dan Resipien
      Faktor-faktor penyebab yang dapat menyebabkan kemahraman sydah ditentukan oleh Islam sebagaimana dalam Al Qur’an Surat An-Nisa ayat 23 ialah :
  1. Mahram : orang yang tidak boleh nikah karena adanya hubungan Nasab. Misalnya hub.antara anak dengan Ibunya atau saudaranya sekandung/sebapak/seibu dan sebagainya
  2. Mahram karena adanya hub.perkawinan.Misalnya hub.antara seorang dengan mertuanya atau anak tiri dan istrinya yang telah disetubuhi
  3. Mahram karena adanya hub.persusuan.Misalnya hub antara seorang dengan wanita yang pernah menyusuinya.
Maka jelaslah,bahwa transfusi darah tidak mengakibatkan hub.kemahraman antara donor dan resipien diijikan oleh agama (Hukum Islam).

BAYI TABUNG/INSEMINASI BUATAN MENURUT HUKUM ISLAM

Menurut Mentri Kesehatan Suwardjono Surjaningrat : Agar Masyarakat terutama dari kalangan agama memberikan tanggapan dan masukan kepada Proyek/Tim Pengembangan Bayi Tabung Indonesia.
Sebab sikap ikut-ikutn  itu dilarang oleh Islam, sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur’an surat Al Isra ayat 36:
Artinya : “Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya.

Hal ini terbukti dengan misalnya  timbulnya kasus bayi tabung di Amerika Serikat,dimana Ibu titipannya bernama Mary Beth Whitehead dimejahijaukan,karena tidak mau menyerahkan bayinya kepada keluarga Willam Stern sesuai dengan kontrak.

Ada berapa teknik Inseminasi buatan yang telah dikembangkan di dunia Kedokteran,antara lain :
a)      Fertilazation In Vitro (FIV) dengan cara mengambil sperma suami dan ovum istri kemudian diproses di Vitro (tabung),dan setelah terjadi pembuahan,lalu di transper ke rahim Ibu.
b)      Gamet Intra Felopian Tuba (GIFT) dengan cara mengambil sperma suami dan ovum istri,dan setelah di campur  terjadi pembuahan,maka segera ditanam di sauran telur (Tuba Pelupi) teknik kedua ini lebih alamiah dari pada teknik pertama,sebab sperma hanya bisa membuahi ovum di Tuba Pelupi setelah ejakulasi (Pancaran mani) melalui hubumgam seksual.
Dikalangan Islam dan di luar kalangan Islam,baik di tingkat nasional maupun di tingkat Internasional.
Misal : Majlis Tajrih Muhammadiyah dalam muktamannya tahun 1980 mengharamkan bayi tabung dengan donor sperma.Lembaga fiqh Islam OKI (Organisasi Konferensi Islam) mengadakan siding di Amman tahun 1986.Vatikan secara resmi tahun 1987 telah mengencam keras pembuahan,bayi tabung,Ibu titipan dan seleksi jenis kelamin anak,karena dipandang tidak bermoral dan bertentangan dengan harkat manusia.Kemudian  menurut Kartono Muhammad, ketuA IDI (Ikatan Dokter Indonesia) memberi informasi ,bayi tabung pertama Indonesia yang diharapkan lahir di Indonesia sendiri.



Hukum Bayi Tabung/Inseminasi buatan menurut hukum Islam
      Cara mengambil sperma suami,disuntikan kedalam vagina/uterus istri,maupun dengan cara pembuahan,dilakukan diluar rahim,kemudin buahnya (Vertilized Ovum) ditanam dirahim istri.
      Aswalo keadaan kondisi suami istri yang bersangkutan benar-benar melakukan cara insenminasi buatan untuk memperoleh anak.Hal ini sesuai dengan kaidah Hukum Fiqh Islam:
Artinya : Hajat (kebutuhan yang sangat penting itu) diperlukan seperti dalam keadaan terpaksa (emergency).padahal keadaan darurat/terpaksa itu memperbolehkan melakukan hal-hal terlarang.

Mafsadah Inseminasi buatan bayi tabung itu jauh lebih besar,antara lain sebagai berikut :
a)      Pencampuran Nasab
b)      Bertentangan dengan Sunnattullah atau hokum alam
c)      Inseminasi buatan
d)      Kehadiran anak hasil Inseminasi buatan bisa membuat timbul konflik didalam rumah tangga.
e)      Terselubung dan dirahasiakan
f)       Tanpa proses kasih sayang yang alamiah

Jumat, 12 Agustus 2011

CINTA MEMANG SEBUAH RAHASIA,,

oleh ARtikeL, reNungaN, kisaH mOtifasi pada 20 Juni 2011 jam 22:36


Cinta Memang sebuah rahasia,

jauh di dasar hati, dalam sebuah ruang privasi

YANG HANYA ALLOH SWT & DAN DIRI KITA YANG SUNGGUH-SUNGGUH MENGETAHUINYA......"!



dan

Bagaimanapun

Sepi akan selalu selamanya

Menjadi Musuh Jiwa Manusia

Tak akan pernah ada

Yang mau

Sendiri menyepi

Siapapun orangnya…



Dengan kemurahan Rabb kita

Maka diantara kita ada komunikasi

Ada interaksi

Lalu terasa lah kenyamanan jiwa

Kerinduan bersua dengannya

Inilah Cinta yang di hadirkan Alloh

Di langit Jiwamu……



Cinta hadir di indahnya Ukhuwah

di manisnya Persahabatan

dan akan terasa BarokahNya... Di sisi tuhanmu.



Lalu turunlah

Sakinah.........



lalu turunlah

mawaddah.....



lalu turunlah

RahmatNya....



dalam Tatapan Cinta Rabb kita



dan Pada Ibrahim Kita Belajar

Tentang cinta Tentang Kerinduan



"Tanyalah Pada Alloh, adakah kekasih yang tega mencabut nyawa kekasihNYa..."!! Seru Ibrahim kepada Malaikat Maut..bergegaslah Malaikat menghadap Alloh...Lalu Rabb kita berkata.....

" Katakan Kepada Ibrahim, adakah Kekasih yang enggan bersua dengan Kekasihnya?"

Mendengar itu seketika Ibrahim as, menjawab.....

" Kalau Begitu cabutlah Nyawaku sekarang juga......."!! Betapa cintanya Ke pada Allah..''.

Begitulah

CINTA MEMANG TAK HENDAK MENUNGGU.....



ketika cinta itu hadir

hanya Pernikahan Jalan untuk bersua kepada Kekasih hati kita...kekasih yang selama ini dirindukan......



Itu semua adalah sapaan

Yang membuat rindu jiwa kita

Yang membuat wajahnya selalu terbayang dimata kita

Yang membuat dunia menjadi ceria

Sapaan Cinta



Indahnya Cinta....ketika ia menyapa, menyejukan nurani, menghangatkan jiwa

Ketika engkau merasakan semua itu

Hanya menikah

Yang mampu mewadahi gejolak perasaanmu

karena

Menikah adalah Jalan Menumbuhkan Cinta

memekarkan Kasih sayang

dan memetik buah yang bernama

KEBAHAGIAAN..... Tamapa ada dosa di antara kalian.



Kerna sekuat bagaimana pon iman para Akhi Ahli ulama Sungguh tak ada bagi mereka yang dapat bisa jauh dan memungkiri bahwa SEORANG MUSLIMAH dalah anugrah yang di hadirkan di dunia untuk mereka para Akhi Allah...... yang Menjadi Penyejuk jiwa mereka,,, dan mereka yakin pada tuhannya dan dalam hati-nya Keindahan dan anugrah itu akan SUCI bila pada masanya nanti,,, Entah di dunia atau Di surga Firdaus Allah kelak...



Begitupun dengan Seorang MUslimah sekuat bagaimana pon iman para UkHTI Allah Sungguh tak ada bagi mereka yang dapat bisa jauh dan memungkiri bahwa SEORANG Ahki Allah Adalah anugrah yang di hadirkan di dunia untuk mereka.DAN PARA UKHTI Allah pon yakin Bahwa Keindahan dan anugrah itu akan SUCI bila pada masanya nanti,,, Entah di dunia atau Di surga Firdaus Allah kelak.





taK usAh BerSedih...''

Kerna.....>

Waktu dan jarak Yang Memisahkan Kita..''

AkAnTeTaPi.......^^ Perpisahan bukan Berarti kita Tak BerJumpa Kembali...'''

Bersabarlah untuk Menanti Pilihan Hatimu..''

Yang telah Allah Kirimkan Untukmu...



Akhwat dan ikhWan.....>

Yang sedang menanti “terkasih”

nanti-lah dengan sabar…

sungguh, Allah Maha Tau yang terbaik untuk dirimu

siapkan dirimu, hatimu..

sangat mudah bagiNya memberikan “terkasih” untukmu

ataupun tidak berharap

dan mintalah padaNya..

pemilik alam raya dan pencipta “terkasih”mu.

Menunggu dalam Penantian... ^_^

oleh ARtikeL, reNungaN, kisaH mOtifasi pada 08 Juli 2011 jam 19:32


Seiring pertambahan usia yang ada pada seorang insan,maka semakin dituntutlah kedewasaannya. Memang tidak sedikit pula orang-orang yang memiliki usia dewasa, namun memiliki pemikiran masih anak-anak remaja, hal ini akan terlihat dari caranya dalam menghadapi dan menyelesaikan permasalahan hidup. Benarlah kata seorang guru bahwa tua itu pasti, namun dewasa adalah pilihan..



Terinspirasi dari sahabat yang sedang galau dalam memilih dan menanti sang pujaan hati, maka tulisan ini aku buat untuk mereka. Sebelumnya syukron ya bagi sahabatku yang sudah menginspirasi, dan bagi siapapun yang merasa saja..^^



Untukmu yang sedang dalam proses “menjaga” dan berharap tuk senantiasa dalam penjagaan-NYA, semoga Allah senantiasa meneguhkan dan memberikan kesiapan semuanya dalam menghadapi waktu yang tepat menurut-NYA, sehingga indah pada saatnya..^^



Saat komitmen terhujam dalam proses “menjaga” maka hal ini merupakan keputusan yang besar dan sungguh tidak mudah. Karena tantangan kedepannya, bukan lagi mengenai diri sendiri melainkan paradigma dilapangan, begitu banyak yang menghalalkan pacaran dan disisi lain ada pula yang berkomitmen “menjaga” untuk tidak melakukannya. Memang hidup adalah pilihan…^^



Dan benar, semakin beranjak usia dari remaja menuju dewasa, maka akan banyak hal baru yang ditemukan serta kompleksitas permasalahan yang dihadapi pun semakin beranekaragam. Disaat-saat seperti itu, maka sunatullahnya seorang insan membutuhkan sahabat sharing, dan hal ini sangat penting. Mengapa? Karena selain manusia diciptakan sebagai makhluk individu, manusia pun diciptakan sebagai makhluk social yang membutuhkan interaksi dengan orang lain dan membutuhkan perhatian, pengertian serta kasihsayang sehingga terbentuklah individu yang lebih baik karena orang-orang tersayang yang selalu disampingnya. Bukankah Adam pun tak dapat hidup tanpa Hawa…^^



Ada kata-kata dari seorang guru kehidupanku, beliau berkata dalam bahasa sunda, jika hubungan dua insan dimulai dengan “bobogohan” (pacaran) maka berajak ke “ninikahan”(nikah) dan selanjutnya menghasilkan “aanakan”(anak yang dianggap mainan), beliau menyimpulkan bahwa semua alurnya dimulai dari “boongan” maka akan mudah untuk mengakhirinya serta menghasilkan anak yang seperti mainan dan kurang perhatian, sehingga tidak sedikit di masyarakat ini yang bercerai karena permulaannya dimulai dengan kebohongan.. wallahu a’lam



Kembali lagi dengan konteks “menjaga”, sungguh tidaklah mudah. Karena dengan “menjaga” ini, artinya banyak hal yang harus dipersiapkan diantaranya niat yang kuat, hati yang tulus,ilmu,harta dan cinta yang didasarkan pada sang Maha Cinta,,,



“menjaga” dan “menunggu” memang bukanlah suatu kegiatan yang menyenangkan. Namun, jika disikapi dengan bijak,keduanya dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dalam “mempersiapkan”. Kata ustad salim.A fillah, Kerenkan Diri menunggu pujaan hati hingga Happy Ending full Barokah,,^^



“menjaga” dalam hening dan diam, Sehingga saat waktu itu tiba, siaplah semuanya…^^

Hingga suatu saat nanti teriringlah lafadz janji suci diantara keduanya, dan bersatulah mereka, berlabuh dan merangkai mimpi bersama, bagai sebuah kapal yang siap berlayar dengan semua perbekalan yang mencukupi yang siap menembus badai,angin serta ombak di lautan. Saling melengkapi dan melangkah bersama dengan segala kekurangan yang ada pada keduanya. Bagai untaian nada-nada yang dihasilkan oleh gesekan biola meskipun kedua permukaannya kasar namun setelah di satukan menghasilkan nada yang begitu indah.



Semangat mempersiapkan… dan sambut waktunya nanti dengan penjagaan dan kefitrahan cinta karena saling menjaga karena-NYA.. Barakallahu fiik!^_^



Teriring sebuah untaian lagu:

Bila yang tertulis oleh-NYA, engkau yang terpilih untukku

Telah terbuka hati ini menyambut cintamu

Disini segalanya kan kita mulai mengukir buaia rindu yang tersimpan dulu tuk menjadi nyata dalam hidup bersama

Selamat datang di separuh nafasku..

Selamat datang.. dipertapaan hatiku..

Izinkan aku, tuk mencintaimu menjadi belahan didalam jiwaku..

Ya Allah, jadikanlah ia pengantin sejati didalam hidupku..izinkan aku..

Wahai yang dicinta telah kurela hadirmu temani relung hatiku, simpanlah jiwaku dalam doamu

nafasku dalam hidupmu kan ku jaga setiamu

Izinkan aku, tuk mencintaimu jadi belahan didalam jiwaku,,

Ya Allah,,Jadikanlah ia, pengantin sejati didalam hidupku,,izinkan aku..

Apapun adanya dirimu, kukan coba tetap setia

Begitu pula dirimu terimalah dengan apa adanya..

(Belahan Jiwa, Maidany)